Tampilkan postingan dengan label akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akuntansi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Oktober 2012

BEBAN DAN PENDAPATAN


Apa itu beban???
Beban (expense) adalah pengorbanan yang terjadi dalam rangka memperoleh pendapatan. Beban juga dibedakan menjadi dua jenis :
1.     Beban Operasional
Beban operasinal adalah beban yang terjadi dalam rangka kegiatan operasional perusahaan, seperti :
Ø  Beban perlengkapan (supplies expense)
Ø  Beban gaji (salaries expense)
Ø  Beban sewa (rent expense)
Ø  Beban iklan (advertising expense)
Ø  Beban penyusutan (depreciation expense)
Ø  Asuransi (insurance expense)
2.     Beban Non Operasional
Beban non operasional adalah beban yang terjadi diluar kegiatan operasional perusahaan dan bersifat incidental. Misalnya beban bunga, kerugian piutang, dll.

Apa itu pendapatan???
Pendapatan (income) penambahaan jumlah aktiva sebagai hasil dari kegiatan operasional perusahaan secara bruto. Pendapatan diperoleh karena adanya transaksi penyerahan/penjualan barang atau jasa atau aktivitas lainnya dalam satu periode. Pendapatan juga dapat dibedakan menjadi :
a.      Pendapatan Operasional
Pendapatan operasional merupakan pendapatan yang diperoleh perusahaan akibat kegiatan operasional perusahaan.
b.     Pendapatan Non Operasional
Pendaapatan non operasional merupakan pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan diluar kegiatan operasional perusahaan, misalnya pendapatan komisi. 

Sabtu, 21 Juli 2012

KOMPUTER AKUNTANSI

Di zaman yang semakin seperti sekarang ini, akuntansi bukan hanya mengenal sistem pencatatan manual saja, melainkan juga pencatatan akuntansi yang lebih canggih dan juga lebih cepat dalam penyajiannya. Sistem ini tak lain adalah komputerisasi akuntansi, yakni proses pembukuan yang dilakukan dengan menggunakan software yang khusus dirancang untuk melakukan penginputan transaksi hingga berakhir ke pelaporannya, dan bahkan dengan adanya komputerisasi seperti ini, seorang akuntan tidak harus lagi memakan waktu yang sangat banyak untuk memproses transaksi yang terjadi di perusahaan sampai tahap akhir, seorang akuntan hanya diperintahkan untuk menginput semua transaksi ke dalam software tersebut, selanjutnya untuk tahap pencatatan mulai dari buku besar hingga laporan keuangan sudah diatur semuanya oleh komputer, mudah bukan??? :)
Saya sebagai siswa SMK yang memilih jurusan akuntansi mengetahui sedikit tentang software akuntansi yang biasanya digunakan , diantaranya :

A. MYOB ACCOUNTING

Myob accounting merupakan software akuntansi yang berasal dari negara Australia dan dibuat pertama kali pada tahun 1991 oleh sebuah perusahaan ternama di Australia yang bernama Myob. begitulah yang saya tahu, untuk lebih jelasnya sejarah dan perkembangan Myob silahkan klik disini ...

Logo Myob Accounting


B. ZAHIR ACCOUNTING

Zahir versi 1.0 Dibuat petama kali pada tahun 1996 dan 1997 dan berkembang menjadi Zahir versi 2.0 yang pada saat itu mulai dipasarkan pada tahun 1999. Hingga saat ini Zahir sudah digunakan oleh lebih dari 2000 perusahaan di Indonesia dengan lebih dari 6000 pengguna di Indonesia, selain itu juga Zahir telah memperoleh beberapa peghargaan tingkat nasional. Salah satu kelebihan Zahir accounting untuk pengguna yang berada di Indonesia adalah software ini bisa digunakan dalam bahasa Indonesia dan fasilitasnya pun lengkap berdaya guna tinggi dan bisa digunakan untuk usaha kecil dan menengah berbasis windows 98/2000/NT/XP/VISTA. Itulah sekilas yang saya tahu tentang Zahir Accounting, untuk lebih lengkapnya, silahkan klik disini ...

Logo Zahir Accounting

C. ACCURATE ACCOUNTING

sama halnya seperti Zahir, Accurate juga merupakan software akuntansi yang berasal dari Indonesia. Dibuat oleh anak-anak bangsa yang berdiri dibawah naungan PT Citra Piranti Sejahtera atau lebih dikenal dengan CPSsoft yang beralamat di Jakarta dan merupakan software pertama yang dikembangkan oleh CPSsoft. Accurate pertama kali diluncurkan pada bulan November 1999 melalui pameran komputer terbesar di Indonesia yang diselenggarakan rutin setiap tahun yakni Indocomtech 1999. Accurate pertama kali meluncurkan versi 1.0 dengan title Accurate2000 Acoounting Software. Itulah sekilas yang saya ketahui tentang Accurate Accounting, untuk lebih jelasnya silahkan klik disini ... 

Logo Accurate Accounting
D. SAP ACCOUNTING

Pada tahun1972, SAP ini didirikan oleh lima orang ex.karyawan IBM di Jerman. Ini adalah salah satu sistem software enterprise yang standart dan dapat digunakan untuk bisnis secara realtime. Produk pertama yang diluncurkan adalah software financial accounting R/1 (R = Realtime Data Processing), dan pada tahun 1980-1990 SAP mengeluarkan R/2 software berbasis mainframe.
Untuk lebih jelasnya, klik disini ...

Logo SAP Accounting
E. OMEGA ACCOUNTING

Software ini merupakan pengembangan dari software Omega Stock, dan termasuk software accounting terbaik di Indonesia dan omega accounting memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan omega stock.
untuk lebih lanjut kunjungi Omega Accounting .

Logo Omega Accounting

itulah 5 software yang saya tahu sejauh ini .

LAPORAN KEUANGAN

Dalam prosedur pencatatan akuntansi, ada tahapan akhir yang hampir menunjukan rampungnya pembukuan, yakni tahap pelaporan. Dalam tahap ini, pelaporan dibuat dalam bentuk laporan keuangan. Laporan keuangan terdiri dari lima jenis :

1. Laporan Laba-Rugi (Profit and Lost Statement)

Laporan laba rugi merupakan laporan keuangan yang mengikhtisarkan pendapatan serta beban yang menunjukan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam periode waktu tertentu, dalam sebualn atau setahun. Komponen laporan keuangan terdiri atas penjualan, pembelian, harga pokok, laba kotor, beban operasional, beban non-operasional, pendapatan operasional, pendapatan non-operasional, pajak penghasilan, dan laba bersih setelah pajak.
Laporan laba rugi memiliki dua jenis form, yakni bentuk single atep dan bentuk multiple step.

Single Step

  • Laporan laba rugi single step ini merupakan laporan laba rugi yang pencatatan beban dan pendapatannya tidak dibagi menjadi operasional dan non operasional, sehingga pendapatan gabung menjadi satu begitu juga dengan beban bergabung menjadi satu.
  • Laporan laba rugi multiple step merupakan laporan laba rugi yang pencatatan beban dan pendapatannya diklasifikasikan menjadi operasional dan non operasional, sehingga kita bisa mengetahui dengan mudah yang mana saja beban yang termasuk kedalam beban operasional dan yang tidak begitu juga pendapatan.
Multiple Step

2. Laporan Perubahan Ekuitas/Perubahan Modal (Capital Statement)

Laporan perubahan ekuitas merupakan ikhtisar yang menunjukan perubahan modal perusahaan pada periode tertentu karena ada penambahan modal akibat terjadinya laba atau pengurangan modal karena terjadinya rugi.
Laporan Perubahan Modal 

3. Neraca (Balance Sheet)

Laporan neraca merupakan laporan keuangan yang menunjukan daftar asset (harta), kewajiban (utang) dan ekuitas (modal) yang dimiliki perusahaan dalam periode tertentu, bulanan atau tahunan. Laporan keuangan memiliki dua sisi yakni AKTIVA dan PASIVA (kewajiban dan modal), jumlah kedua sisi tersebut harus seimbang (balance). Modal yang dicatat dalam neraca adalah modal yang tertera di laporan perubahan ekuitas. Sama halnya laporan laba rugi, bentuk dari neraca juga ada dua jenis yaitu bentuk skontro (account form) dan bentuk laporan (report form).
Neraca bentuk skontro itu terbagi menjadi dua sisi sehingga aktiva dan pasiva berada di kotak yang berbeda sedangkan bentuk laporan itu hanya terdiri dari satu bagian disusun kebawah seperti laporan, aktiva dan pasiva berada dalam satu rumpun.

Skontro


Report 

4. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)

Laporan arus kas adalah laporan yang menunjukan aktivitas kas perusahaan dalam periode tertentu yang meliputi kas aktivitas operasional, aktivitas pendanaan dan aktivitas investasi.

Laporan Arus Kas

5. Catatan Atas Laporan Keuangan

Laporan ini berisikan penjelasan tambahan mengenai angka-angka yang disajikan dalam laporan keuangan dan juga untuk menilai layak atau tidaknya laporan keuangan tersebut.

Jumat, 20 Juli 2012

METODE PENCATATAN AKUNTANSI

Dalam akuntansi terdapat dua sistem pencatatan, yakni metode perfectual dan metode fisik. 

A. METODE FISIK (PHYSICAL METHOD)

Metode ini biasanya digunakan oleh untuk perusahaan yang masih permulaan karena tidak terlalu rumit dalam pencatatannya, dan bahkan untuk anak sekolah atau mahasiswa yang baru saja terjun kedunia akuntansi biasanya untuk perkenalan diajarkan metode ini. Dalam metode ini, pembelian barang dagangan langsung diperhitngkan sebagai pembelian dan tidak masuk sebagai persediaan barang dagangan dan juga saat terjadi penjualan tidak diperhitungkan harga pokok penjualan, sehingga setiap akhir periode perlu diadakan perhitungan fisik barang dagangan.
Contohnya :
Transaksi tanggal 2 Desember 2000, PD ELEKTRONOM membeli 5 unit televisi berwarna dengan harga per-unitnya Rp. 1.000.000,- secara tunai ,
Transaksi tanggal 3 Desember 2000, PD ELEKTRONOM menjual 2 unit televisi berwarna denga harga Rp. 1.200.000,-/unit secara tunai ,

BAGAIMANA JURNALNYA???
Jurnalnya =
Transaksi tanggal 2 Desember 2000 :
D Pembelian    Rp. 5.000.000,-
K Kas             Rp. 5.000.000,-

Transaksi tanggal 3 Desember 2000 :
D Kas             Rp. 2.400.000,-
K Penjualan     Rp. 2.400.000,-


B. METODE PERPETUAL (PERFECTUAL METHOD)

Metode ini memang terlihat sedikit lebih rumit meurut saya, karena setiap pembelian barang dagangan langsung dierhitungkan ke persediaan barang dagangan bukan ke pembelian dan membutuhkan kartu persediaan untuk setiap jenis barang yang ada di perusahaan sehingga tidak perlu diadakan perhitungan fisik apabila jumlah barang secara fisik sama dengan jumlah yang ada di kartu persediaan. Selain itu juga dalam metode ini setiap penjualan barang dagangan diperhitungkan harga pokok penjualan untuk mengurangi jumlah persediaan.
Contohnya :
(Kita pakai transaksi yang diatas)

BAGAIMANA JURNALNYA???
Jurnalnya =
Transaksi tanggal 2 Desember 2000 :
D Persediaan Barang Dagang    Rp. 5.000.000,-
K Kas                                      Rp. 5.000.000,-

Transaksi tanggal 3 Desember 2000 :
D Kas             Rp. 2.400.000,-
K Penjualan    Rp. 2.400.000,-

  D Harga Pokok Penjualan            Rp. 2.000.000,-
*K Persediaan Barang Dagangan    Rp. 2.000.000,-

*Nominal harga pokok penjualan dan persediaan barang dagang diperleh dari kartu persediaan yang berikan harga pada saat perusahaan membeli barang tersebut .

Siklus Akuntansi


TAHAP PENCATATAN 

1. PENCATATAN BUKTI TRANSAKSI 

Bukti transaksi selain berfungsi sebagai bukti terjadinya transaksi, juga berfungsi sebagai sumber pembukuan dimulai, karena jika tidak ada bukti transaksi bagaimana kita bisa mengetahui apa saja yang harus kita input??? -_-. Yah begitu lah kira-kira kenapa bukti transaksi itu harus ada. Sebelum masuk ke halaman ini, kita bisa mengingat kembali apa saja yang etrmasuk kedalam jenis-jenis bukti transaksi, diantaranya ada kwitansi, faktur, memo, nota kontan, bilyet giro dll, dari semua jenis tersebut akan langsung diproses kedalam jurnal.

2. MENJURNAL

Jurnal berasal dari kata jour yakni bahasa Prancis yang berarti hari, sehingga pada umumnya jurnal juga biasa disebut dengan buku harian. Jurnal sendiri adalah buku atai formulir yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang terjadi di perusahaan secara kronologi (berurut). Kegiatan pencatatan transaksi kedalam jurnal disebut menjurnal. Contoh jurnal :

Tanggal 2 Desember 19945 Ny Santi menyetorkan uang Rp.1.500.000,- kedalam kas perusahaan dan berbagai peralatan salon senilai Rp. 8.000.000,-.

untuk transaksi diatas jurnal nya adalah :
D Kas                         Rp. 1.500.000,-
D Peralatan Salon        Rp. 8.000.000,-
K Modal Ny Santi       Rp. 9.500.000,-

seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa setiap akun yang kita gunakan itu memiliki ciri penempatan di kredit atau di debit apabila bertambah atau berkurang, sesuai dengan aturannya.

Jurnal Umum
Jurnal terbagi kedalam dua jenis yakni jurnal umum dan jurnal khusus, perbedaan antara kedua jurnal ini terletak pada pengklasifikasian jurnal, pada jurnal umum semua jurnal ditulis dan disusun sesuai tanggal terjadinya transaksi, sepert ini contohnya :

Sedangkan jurnal khusus dicatat sesuai dengan jenis transaksinya dan ada lima jurnal dalam jurnal khusus, diantaranya :
a. Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal) adalah jurnal yang digunakn untuk mencatat transaksi penerimaan kas atau transaksi yang terjadi secara tunai, penjualan tunai dan pelunaan piutang masuk juga dalam jurnal ini,
b. Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Disbursment Journal) adalah jurnal yang digunakan untuk mnecatat transaksi pengeluaran kas atau transaksi yang terjadi secara tunai, pembelian tunai dan pembelian tunai masuk juga dalam jurnal ini,
c. Jurnal Pembelian (Sales Journal) adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi pembelian secara kredit,
d. Jurnal Penjualan (Purchase Journal) adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat tranaksi penjualan secara kredit,
e. Jurnal Umum/memorial (General Journal) adalh jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak termasuk transaksi ke empat jurnal diatas, misalnya retur penjualan dan retur pembelian.

Bentuk/form yang digunakan jurnal ini bisa sesuai dengan kebutuhan perusahaan, tidak mutlak.

3. POSTING

Posting merupakan pemindah bukuan dari jurnal kedalam akun buku besar. Buku besar sendiri merupakan kumpulan akun yang digunakan oleh perusahaan yang tersusun sesuai dengan kode akun masing-masing. Proses pemindah bukuan transaksi yang ada dalam jurnal ke dalam buku besar itu diposting sesuai akunnya masing-masing, misalnya untuk jurnal 

D Kas
K Piutang Usaha

Cara mempostingnya adalah untuk akun kas, diposting kedalam akun buku besar kas, dan tulis jumlah nominalnya disebelah Debit, begitu juga dengan piutang usaha posting kedalam akun buku besar piutang usaha dan tulis nominalnya di sebelah kredit. Begitu seterusnya sampai transaksi yang terakhir.
Buku Besar Bentuk T
Buku besar ini memiliki beberapa bentuk diantaranya ada bentuk skontro yakni sisi debit ditempatkan berdampingan dengan sisi kredit, buku besar bentuk skontro juga memiliki 2 jenis yakni bentuk T dan bentuk dua kolom, bentuk staffel yakni akun pencatatan di susun ke bawah, sama halnya seperti skontro, bentuk staffel juga memiliki berbagai jenis diantaranya bentuk tiga kolom (kolom saldo tunggal) dan bentuk empat kolom (kolom saldo rangkap).


Buku Besar Bentuk 2 Kolom


Bentuk 3 Kolom (kolom saldo tunggal)


Bentuk 4 Kolom (kolom saldo rangkap)
Itualah siklus akuntansi pada tahap pencatatan

ANALISIS BUKTI TRANSAKSI

Akuntansi memiliki beberapa tahapan untuk mencapai tujuan akhirnya yakni laporan keuangan, diantaranya adalah tahap pencatatan (bukti transaksi, jurnal, buku besar), tahap pengikhtisaran (neraca saldo, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, penutupan buku besar, neraca sisa setelah penutupan, kertas kerja), dan tahap pelaporan (menyusun laporan keuangan). Sekarang waktunya saya membahas penganalisaan bukti transaksi, dimana bukti transaksi merupakan sumber dimana kita mengetahui apa saja yang telah terjadi di perusahaan dan sebagai bahan untuk melanjutkan tahapan-tahapan. 
Bukti transaksi itu ada beberapa jenis , diantaranya adalah :

1. KWITANSI 

Kwitansi adalah tanda bukti terjadinya transaksi yang harus di tanda tangani oleh si penerima uang, kwitansi yang asli diserahkan kepada si pembayar sedangkan bagian potongan/sus nya disimpan oleh pihak yang menerima uang. Kwitansi juga biasanya harus dibubuhi materai dalam jumlah tertentu.

Kwitansi 
2. NOTA KONTAN 

Nota kontan merupakan tanda bukti pembelian barang secara tunai yang dibuat oleh si penjual barang yang mana nota yang asli diberikan kepada pembeli sedangkan tembusan/copy disimpan oleh si penjual barang.

Nota Kontan

3. FAKTUR 

Faktur adalah tanda bukti pembelian barang secara kredit. faktur ini terbagi menjadi dua yakni faktur pembelian dan faktur penjualan. Pada hakikatnya antara kedua faktur tersebut sama saja, yang membedakan adalah faktur yang di simpan oleh si penjual itu disebt sebagai faktur penjualan sedangkan faktur yang diberikan kepada si pembeli disebut faktur pembelian. Sama halnya dengan nota kontan, faktur yang asli diberikan kepada pembeli (faktur pembelian) sedangkan yang tembusannya disimpan oleh penjual (faktur penjualan)

Faktur 

4. NOTA KREDIT DAN NOTA DEBIT 

Nota kredit adalah tanda bukti pengurangan piutang karena terjadinya pengembalian barang atau penurunan harga karena adanya barang yang rusak atau tidak sesuai dengan spesifikasi pesanan. Bukti ini biasanya dikeluarkan dan ditanda tangani oleh pihak penjual dan penjual yang mengurangi piutang si pembelinya. 
Nota Debit adalah bukti transaksi yang menunjukan penguarangan utang karena adanya pengembalian barang atau penurunan harga adanya barang yang rusak atau tidak sesuai dengan spesifikasi pesanan. bukti ini dikeluarkan dan ditanda tangani oleh pihak pembeli yang mengurangi jumlah utang si pembeli. sama halnya dengan faktur dan nota kontan, nota debit dan nota kredit juga memiliki dua bagian, yang mana bagian aslinya itu diberikan kepada pihak yang menerima nota dan bagian tembusan/copy disimpan oleh pihak yang mengeluarkan nota tersebut. 

Nota Debit

Nota Kredit
5. CEK

Cek merupakan surat perintah dari pemegang rekening giro (penyimpan dana/pemilik uang) kepada bank tempat penyimpanan uang untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk diberikan kepada pemegang cek tersebut.Cek ini sama dengan kwitansi, ada dua bagian, yakni bagian lembaran ceknya yang diegang oleh penerima uaang sedangkan sus/potongannya dipegang oleh pembayar cek (pemilik dana).

Cek (Bank Danamon)
6. MEMO

Memo merupakan surat perintah yang dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan untuk bagian lain yang ada di perusahaan yang berisi perintah untuk pencatatan suatu transaksi yang terjadi.

Bukti Memo

7. BILYET GIRO 

Bilyet giro merupakan bukti transaksi yang digunakan sebagai alat pembayaran dengan cara memindahkan saldo rekening pembayar ke rekening penerima. Sama halnya seperti cek, bilyet giro juga memiliki dua bagian yakni lembaran bilyet yang akan disimpan oleh penerima uang sedangkan bagian potongannya disimpan oleh pembayar.

Bilyet Giro (BRI)
Itulah diantaranya jenis-jenis bukti transaksi yang nantinya akan dilanjutkan ke proses pencatatan .


Senin, 02 Juli 2012

Perhitungan Persamaan Dasar Akuntansi

Sebuah perusahaan berdiri bukan hanya sekedar didirikan dengan niat untuk bersaing saja, selain itu juga perusahaan didirikaan harus dengan perencanaan yang matang sekaligus baik dan penuh strategi baik dari segi strategi langkah ataupun strategi finansial, oleh karena itu perusahaan juga harus memersiapkan modal finansial disamping modal mental yang kuat. dalam berjalannya sebuah perusahaan dirasa tidak cukup anya dengan memanfaatkan mdal saja sebagai harta perusahaan yang akan dioperasikan, tentunya perusahaan juga perlu yang namanya mengadkan komunikasi dengan perusahaan lain demi tercapainya tujuan untuk menjalin kerjasama bisnis yang akan berujung pada transaksi-transaksi dan dengan adanya transaksi-transaksi tersebut maka akan menimbulkan suatu kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pihak lain yang disebut dengan utang , ataupun hak perusahan untuk menagih yang disebut dengan  piutang . Maka dari itu kita bisa menyimpulkan bahwa harta perusahaan sama dengan jumlah seluruh modal ditambah dengan seluruh jumla utang yang dimiliki oleh perusahaan .
Sebagaimana telah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya transaksi adalah seluruh kegiatan perusahaan yang menyebabkan perubahan terhadap harta, utang dan modal . Perubahan tersebut terjadi antara :
a. harta dan pasiva (jumlah utang dan modal)
b. harta dan utang 
c. harta dan modal 
d. harta dan utang beserta juga modal 

untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan persamaan dasar akuntansi, perhatikan transaksi-transaksi berikut ini :

  • Pada tanggal 1 Januari 2001, Ny Indah membuka salon dengan menyetorkan uang ke kas sebesar Rp.15.000.000,- 
  • Tanggal 3 Januari , dibeli peralatan salon senilai Rp.7.500.000,- dan perlengkapan salon senilai Rp.2.000.000,- dari SARI SALON 
  • Tanggal 5 Januari , dibayar sewa tempat salon dijalankan sebesar Rp.1.500.000,- 
  • Tanggal 8 Januari , terima jasa cukur rambut dan creambat Rp.1.400.000,-
  • Tanggal 10 Januari , dibeli perlatan salon dari RUMIN SALON senilai Rp.2.500.000,- , Rp.1.500.000,- dibayar tunai dan sisanya dibayar kredit
  • Tanggal 12 Januari , perbaikan peralatan salon yang dierima dari pelanggan akan dibayar nanti sebesar Rp.3.750.000,-
  • Tanggal 15 Januari , pembayaran utang kepada RUMIN SALON Rp.600.000,-
  • Tanggal 18 Januari , Ny Indah mengambil uang tunai di kas perusahaan sebesar Rp.500.000,- untuk keperluan pribadi
  • Tanggal 20 Januari , terima pelunasan atas piutang tertanggal 12 Januari 2001 Rp.2.250.000,-
  • Tanggal 23 Januari , pembuatan brosur iklan Rp.300.000,-
  • Tanggal 25 Januari , diterima komisi atas penjualan peralatan Rp.350.000,-
  • Tanggal 28 Januari , pembayaran gaji karyawan Rp.875.000,-
  • Tanggal 30 Januari , perlengkapan tersisa senilai Rp.750.000,-
  • Tanggal 31 Januari , peralatan disusutkan senilai Rp.200.000,-
Denagn kita melihat transaksi dari salon Ny Indah tersebut kita sudah bisa mengerjakan persamaan akuntansinya , yakni sebagai berikut :

persamaan dasar akuntansi sederhana


Dari penyelesaian kasus diatas trlihat bahwa di akhir, jumlah harta dengan jumlah utang dan modal itu sama, dan itulah yang dinamakan persamaan dasar akuntansi .

Jumat, 13 April 2012

AKTIVA, KEWAJIBAN DAN MODAL


Apa itu aktiva ???
Aktiva adalah semua hak yang dimiliki oleh perusahaan yang bisa digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan. Aktiva juga dikelompokan menjadi beberapa klasifikasi, diantaranya :

a. Aktiva Lancar (Curretnt Asset)
Aktiva lancar merupakan harta atau kekayaan perusahaan yang berupa uanga tunai atau harta perusahaan  yang mudah untuk diuangkan. aktiva lancar ini terdiri atas :
1.     Kas (cash)
Kas adaalah uang tunai yang disimpan di kantor ataupun di berangkas bahkan di bank yang dapat diaambil setiap saat.
2.     Deposito Bank
Deposito bank bisa juga disebut deposito berjangka atau nama lainnya  time deposite merupakan tabungan di bank yang dapat diambil dalam waktu-waktu tertentu, misalnya 1 bulan .
3.     Surat Berharga (marketable security)
Surat berharga merupakan saham atau surat–surat berharga lainnya yang dimiliki perusahaan yang dapat diuangkan dengan menjualnya ke bursa efek.
4.     Piutang Usaha (account receivable)
Piutang usaha adalah hak yang dimiliki oleh perusahaan untuk menagih kepada pihak lain karena adanya transaksi dalam perusahaan berupa pembelian secara kredit .
5.     Persediaan Barang Dagang (merchandise of inventory)
Persediaan baraang dagang adalah seluruh barang dagang yang siap untuk dijual .
6.     Piutang Wesel (notes receivable)
Piutang wesel adalah surat perintah yang ditujukan kepada seseorang untuk membayar seuamlah uang tertentu pada tanggal yang sudah di tentukan .
7.     Perlengkapan (supplies)
Perlengkapan merupakan berbagai perlengkapan yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, baik itu di kantor, toko ataupn pabrik .
8.     Beban Dibayar Dimuka (prepaid expense)
Beban dibayar dimuka merupakan biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan di awal transaksi tersebut. Misalnya sewa dibayar dimuka, asuransi dibayar dimuka, gaji dibayar dimuka, bunga dibayar dimuka, dll.

b. Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang merupakan penyertaan modal yang dilakukan perusahaan di perusahaan lain dalam jangka waktu yang panjang dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan dan juga untuk mengontrol perusahaan tersebut .

c. Aktiva Tetap (fixed asset)
Aktiva tetap merupakan kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki wujud fisik dengan nilai yang relatif besar. Harta perusahaan yang termasuk kedalam aktiva tetaap antara lain tanah, peralatan, gedung, kendaraan, mesin-mesin, dll .

d. Aktiva Tetap Tak Berwujud (Intangible fixed asset)
Aktiva jenis ini merupakan hak istimewa yang dimiliki oleh perusahaan yang memilki nilai tetapi tidak memiliki bentuk fisik. Diantaranya adalaah :
o   Goodwill yaitu nilai lebih yang dimiliki oleh perusahaan karena adanya keistimewaan tertentu, seperti letak perusahaan yang strategis .
o   Hak paten, yakni hak yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan untuk menggunakan penemuan baru.
o   Hak cipta, adalah hak yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan untuk memperbanyak ataupun menjual dan menyebarkan barang-barang hasil karya.
o   Merk dagaang merupakan hak yang diberikan oleh pemerintah kepada perusahaan untuk menggunakan nama, cap, logo, dll untuk pendukung usaha yang dijalankan oleh perusahaan.
o   Hak sewa (leasing) adalah hak untuk menggunakan aktiva tetap milik pihak lain dalam jangka waktu yang panjang.
o   Franchise yaitu hak istimewa yang dimiliki oleh perusahaan/perseorangan dari pihak lain untuk menjual produk.

e. Aktiva Lain-lain (other asset)
Aktiva lain-lain merupakan aktiva yang dimilki perusahaan yang tidk termasuk kedalam kelompok aktiva-aktiva diatas.

Apa itu kewajiban???
Kewajiban  atau utang merupakan kewajian yang dimiliki oleh perusahaan untuk membayar sejumlah uang karena adanya transaksi yang dilakukan secara kredit.  Sama halnya seperti aktiva, utang juga dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya :
1.     Kewajibaan Lancar (current liability/utang jangka pendek)
Kewajiban lancar adalah kewajiban yang dimilki perusahaan untuk membayar sejumlah uang kepada pihak tertentu karena adanya transaksi yang dilakukan secara kredit dan harus dilnasidalam jangka waktu yang kurang dari setahun. Kewajuban lancar ini juga memiliki beberapa jenis diantaranya :
§  Utang Usaha
§  Utang Wesel
§  Utang Beban
§  Pendapatan Diterima Dimuka
2.     Kewajiban Jangka Panjang (long term debt)
Kewaajiban jangka panjang merupakan kewajiban perusahaan untuk membyar sejumlah uang kepada pihak lain dalam jangka waktu yang lebih dari satu tahun. Kewajiban yang dimiliki perusahaan yang termasuk kedalam klasifikasi kewajiban ini diantaranya dalah :
§    Utang Hipotek (mortgage payable)
Utang hipotek adalah utang jangka panjang yang dengan jaminan berupa aktiva tetap .
§    Utang Obligasi (bonds payable)
Utang obligasi merupakan pinjaman jangka panjang yang timbul karena perusahaan memerbitkan atau menjual obligasi. Obligasi ini merupakan surat pernyataan utang yang dimiliki perusahaan dan mendapat bunga tetap secara berkala yang disebut kupon .
§    Kredit Investasi
Kredit investasi merupakan pinjaman jangka panjang yang diterima perusahaan dari bank atau pihak lain sebagai ahan juga untuk menambah modal ataupun memperluas usaha .

Apa itu modal???
Modal (equity) adalah ahak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi jumlah utang). Modal perusahaan terdiri dari setoran pemilik dan sisa laba yang ditahan (retained earning) dan pemberian nama modal tergantung jenis perusahaannya.

LABA DITAHAN


Laba ditahan adalah laba bersih yang setelah dikurangi dengan pajak-pajak yang oleh RUPS (Rapat Uum Tahunan) atau rapat anggota diputuskan tidak untuk dibagikan.

AKUN RILL


Akun Rill
Akun rill merupakan akun yang mencatat perubahan unsur neraca atau disebut juga akun neraca. Akun rill terbagi atas harta, kewajuban, dan modal. 

AKUN NOMINAL


Akun Nominal
Akun nominal merupakan akun yang mencatat perubahan unsur laba rugi, yang kemudian mempengaruhi perbahan ekuitas. Akun nominal dapat dibagi kedalam 2 kelompok, yakni kelompok pendapatan dan kelompok beban .

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI


Persamaan dasar akuntansi adalah persamaan yang secara global menghubungkan atau menggambarkan secra terpadu hubungan yang terjadi di perusahaan, yakni hubungan aktiva (asset/harta), modal (equity/ekuitas) dan kewajiban (liability/utang). Perusahaan agar bisa menjalankan aktivitasnya harus memiliki alat yang bisa digunakan, yakni berupa kumpulan akun-akun atau rekening atau juga disebut sebagai perkiraan. Akun berdasarkan kekekalannya dapat dibagi menjadi 2 :




Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi

A      = Aktiva
K      = Kewajiban
M     = Modal 
.
.
.

.

.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes